O..ooww kamu ketauann…..

February 4, 2010 - No Responses

Pernahkah kamu bercita-cita menjadi seorang dektektif ? masa saya kecil saya suka sekali membaca dan menonton serial 4 sekawan? atau bacaan cerita dalam buku detektif lainnya (saya lupa bukunya). Kalau sudah membacanya. Rasanya diri ini memang seorang detektif ….

Saya selalu menarik hasil analisa saya, cara berpikir seseorang, alibi, tingkah laku, gera-gerik. Selalu saya amati hal ini …tentunya untuk menjadi seorang detektif ulung yang sudah terbukti kebenarannya. Saya meng-create menjadi pribadi yg tidak mudah “gr” dan mudah “berbunga-bunga”.

Mengendus jejak dan melacak kebenaran walau data yang ada hanya minim. Berhasil atau tidaknya “tugas” saya ini adalah bila saya memiliki kesabaran, melakukan pressure juga bisa saja saya lakukan. Tidak sekeji yang NAZI lakukan tentunya…namun memang berguna.

Sukses yang saya dapatkan, seperti layaknya seorang pengacara ternama yang mampu membela clientnya adalah saya mampu mengungkap dua kasus  perselingkuhan yang telah saya tangani. Berkat BIMBINGAN Tuhan semua saya jalankan dengan baik. Alhamdulilah Ya Allah engkau telah tunjukan Kebaikan Hatimu kepadaku dalam menjalan kan tugas ini.

Oh ya …dalam menjalankan tugas ini saya juga mendapatkan fitnah yg saya yakin semata-mata hanyalah memutar balik memberikan tekanan kepada saya. Tapi saya tetap fokus dan itu adalah juga usaha saya membentuk alibi. Tentunya membuat perangkap maksud saya.

Wah ternyata saya seorang detektif !!

Antara setengah jujur, lupa, Fakta dan logika.

February 2, 2010 - No Responses

Terkadang “iklan” kejujuran membuat manusia akan berlaku makin menambah manusia untuk berbuat jujur. Tapi juga ada “hal” yg juga membuat manusia untuk “terpaksa” membuat “setengah kejujuran” saja. Mengapa?

karna masih ada hal yg ingin dipertahankan. BISA SAJA…..boleh-boleh saja

Namun apakah hubungan nya dengan fakta dan logika dan dirunut menjadi sebuah cerita yang lengkap itu bukan sebuah pembuktian “setengah jujur” nya itu ? lalu jawabannya ada lagi yaitu : “LUPA”. So …..?

Kalo sudah jawabanya LUPA maka tidak adik tidak ada kakak alias kita mengalah saja. Tokh masih bisa di lukiskan, dibenarkan, dibuktikan oleh anugerah Tuhan yang luar biasa yaitu LOGIKA. Walau Fakta belum ada……

Jadi tetap “setengah jujur” ataukah ……..[saya tdk bisa menjawab karna bisa saja jawabannya harusnya/ yg diharapkan adalah JUJUR malah berbalik .......jawaban nya adalah "LUPA".  kata "lupa" itu makin banyak terdengar ditelinga saya sekarang.

Jangan sering-sering lupa yah sayang ......[kamu kan bukan pelupa degh...]

Surat cinta buat TTM ku yang “dekat” disana. [women version]

February 2, 2010 - 9 Responses

……..

Sayang ku, aku merindukan saat-saat bersama dengan mu..,bersama dalam satu ruang bersamamu. menikmati satu hari penuh tanpa ada kesibukan lain…yang ada ku ingin kau memeluk tubuhku seperti waktu itu. Tinggalkan semua kesibukanmu, tinggalkan seluruh kegiatan pekerjaan mu, matikan laptopmu juga handphone. “lupakan” kekasihmu itu yang tidak memperhatikanmu dan membahagiakan hari-harimu.

Akulah yang mampu “membahagiakanmu” selama ini, walau tidak setiap hari, meski hanya satu hari saja, minum es bersama dan berjalan bergandengan bersama di setiap jalan yang kita lewati. Menatap berpandangan, kadang tersipu wajahku oleh ketertarikan fisik mu yang sempurna itu. Kata-katamu yang datar dan lembut. Perhatian mu sungguh ingin membuatku “meninggalkan sementara” kekasih ku. Maka “tinggalkanlah” juga kekasihmu itu untuk sementara seperti yang aku lakukan saat ini.

Satu hari dimana ruangan dingin AC mengelilingi tubuh kita, cukup udara sejuk dan peluk hangat dirimu yang kurasakan, kadang tertawa dan senyum kecilmu, dekapan tangan mu yang mulai menyentuh area wanita dimana setiap wanita akan tergugah dan terhentak namun tak bisa berbuat apa-apa selain takluk oleh pesona dirimu, simpatik juga perkasa dirimu dimataku. Kubiarkan saja semua itu, karna ini memang juga mauku…

Aku melupakan semuanya, yang ada hanya saat-saat bersamanya yang aku ingin mengulangnya setiap kita punya waktu dan kesempatan. Kita saling berangkulan saat mulai tertidur dan terbangun dalam keadaan yang sama dan kuingat ketika terakhir kita berdiam untuk bicara semalam,aku sudah “pergi jauh” bersamanya. Dan menyelesaikan acara itu dan akhirnya  letih sudah dan membiarkan ia menikmati puas pesona “kewanitaan” ku dan tak sanggup aku melarangnya.

Hingga kini “kerinduan” itu terjaga, tak ada yang boleh melarangnya ketika aku dan dia ingin mereguk “kebersamaan itu”. sayangku …….sesungguhnya aku mencintaimu dengan segenap hati. Tinggalkan saja kekasihmu. Kita mulai hidup baru, akan kuberikan kasih sayangku melebihi kasih sayangnya yang bukan dia berikan kepadamu. sungguh sebenarnya cintaku sangat dan sangat kepadamu. Aku akan meninggalkan kekasihku bersamaaan dengan dirimu meninggalkan kekasihnya. Apa-apa yg telah kuberikan kepadamu dimalam itu adalah bukti cintaku…..itu pemberianku yang sangat sempurna.

Sayangku, jangan kamu kecewa dengan obrolan kita di sms kemarin. bukankah sudah kuberikan senyum manis walaupun itu hanya sebuah ikon yang kukirimkan lewat sms. Jenguk aku segera setelah kamu membaca surat cinta ini. Bawalah aku pergi jauh …..sejauh kamu bisa….cumbui aku. Sayangku aku sudah meninggalkan kekasihku didalam hati kecilku…………

Aku menunggu jawaban surat cintaku ini…..

Status Fesbuk ku…

February 2, 2010 - No Responses

Sudah lama ku ingin mengubah status Fesbuk ku ini, status menjadi kebanggaan ku juga menjadi kecewaku. Namun baru kali ini tergerak hatiku untuk bisa merubahnya.

Setelah sekian lama status itu terjaga dan membuat simpatik bagi yang membacanya….menurutku, tak perlu kukatakan kepada siapa-siapa perihal ini semua, tak perlu ada rasa bersalah, tak perlu ada penyesalan, tak perlu harus mengadu, tak perlu dan tak perluu……justru bagiku hal itu akan menambah gundah hatiku, hanya menambah keraguan untuk merubah statusku.

Harapan ku kini …,terhadap ada dari  lawan jenisku yang melihat perubahan status itu…., mengartikan perubahan status itu menjadi sebuah “kerinduan hati” untuk bertemu yang “baru”. Yang bisa memberikan angin baru, walau angin baru itu belum bisa berarti segala-galanya, belum bisa “membeli” hatiku, belum bisa memenuhi beberapa keinginan jiwa ku. Atau mungkin yang aku butuhkan hanya sesuatu yang satu itu, atau jamak kah?

Akh sudahlah…status itu sudah berubah kini, dan sudah ada yang melihatnya. Pasti teman-temanku difacebook akan melihat profil ku dan foto-fotoku yang narsis itu di album foto fesbukku. Ahh…semoga saja ada yang tergoda, yang masih single, yang sudah berpasangan, yang sedang mengalami masalah dengan pasangannya atau bahkan yang sudah menikah resmi. Biarlah apa adanya begitu, barangkali aku membutuhkan pasangan hidup. Siapapun dia atau cara apapun dia menggaetku, yang penting aku tidak mau di dua kan. Artinya biarkan dia “memutuskan” hubungan dengan pasangan sebelumnya. Biarlah apa kata orang begini, tokh hidupku sudah “setengah sempurna”.

Akhirnya…mulailah efek perubahan statusku ….,mulai ada yang menghubungi ku lewat telepon. Entah sekedar rindu, kangen atau “inget” kepada ku ….mereka teman lama dalam daftar riwayat hidupku dan riwayat pendidikanku. Setau aku, aku sudah pernah melihat mereka berpasangan atau berpasangan. Tp entahlah manusia berhak memutuskan hubungan nya kapan saja untuk memiliki yang baru [begitu menurutku skrg ini].

Ketika status Fesbukku Online pun mereka memanggilku di chatt…., dan bila ku tak sempat menjawab pertanyaan atau panggilan mereka satu persatu mereka lalu menelpon aku …, entah sudah beberapa teman yang menelpon aku, pagi, siang, sore, bahkan malam hari dan juga saat orang seharusnya mengerjakan sholat shunat tahajud, kamipun asyik menikmati canda, tawa kami.Kami pun sepakat untuk bertemu darat….menunggu “keajaiban” dan  anugerah Tuhan.

Setidaknya aku sudah memuaskan jiwa dan hatiku. Bahwa kini aku sudah berubah…,patokan hidupku adalah ingin “diperhatikan” teman-temanku difesbuk dan mencari yang baru untuk dijadikan teman fesbukku. begitu seterusnya…,walaupun pada akhirnya satu yang kupilih tapi tetaplah aku “menikmati” hari bersama teman-fesbukku yang “aggresif” mendekati ku ……

Sayang……., aku masih sayang kamu kok. Biarlah aku berpetualang!

2 laki laki bertukar Ruh dan seorang wanita lembut manja.

February 1, 2010 - No Responses

Ruh ku ini sedang memasuki tubuh seorang yang juga laki-laki, kami saling bertukar tempat. Sebenarnya awalnya seperti ada penolakan yang seakan-akan enggan memasuki jasad laki-laki itu. Tetapi karna ijin Allah maka Ruh ku ini dengan mudah bertukar tempat ke jasad laki-laki itu. Laki-laki itupun memasuki jasadku….

lalu kami menunaikan tugas masing-masing dalam sebuah skenario sandiwara yang dihitung mundur, dalam lakon ini juga dibintangi oleh seorang wanita yang sadar betul akan kemolekan tubuhnya dan menghayati kewanitaannya yang manis, lembut dan “mudah terlena”.

Lalu lakon mulailah mengikuti alur dengan sendirinya tanpa dalang atau bahkan hakim / jaksa yang bisa menghentikan / merubah jalannya cerita dalam lakon  tersebut masing-masing.

supaya tidak membingungkan maka saya memberi nama diri saya ini adalah tokoh yang bernama “Ivo” dan laki-laki itu bernama “RAIS” ga bingung khan??

Dalam wujud cerita ini sang wanita tampil halus dan manja, jujur, sayang dan sangat pengertian. Hingga akupun terbuai oleh kata-kata manis dan manjanya ….// dengan lakon bernama “RAIS”

Dalam wujud cerita ini juga kepada laki-laki yang satunya, wanita itu berwujud wanita yang manja pula, dan rasa manjanya lebih tersalurkan kepada lakon laki-laki ini. kepada laki-laki ini wanita tersebut jarang bertemu sehingga waktunya akan diambil disaat yang “sempit” atau bahkan “memaksakan” pertemuannya hingga tokoh Rais mengetahui “pertemanan” mereka ini….. // dengan lakon bernama “IVO”

Rais merasa “pertemanan” yang sudah cukup lama dengan wanita itu, di nodai oleh kehadiran Ivo…tampaknya Ivo  mampu memberikan “kasih sayang” yang dimintanya…walau wanita itu tau bahwa dalam lakon cerita ini Rais menganggap pertemanan itu adalah pertemanan “biasa”.

Ivo mampu memberikan getaran, sentuhan dan belaian yang mampu membuat diri wanita itu “lumpuh total”, apa yg dikatakan lakon Ivo selalu ter-copy dengan baik oleh wanita itu. Mereka mempunyai Alibi yg sama pula, sehingga alur cerita tanpa dalang ini harusnya adalah mereka “tidak terlibat hati” sama sekali.

Akhirnya bumi gonjang-ganjing oleh karena dalam lakon cerita ini diwarnai oleh latar belakang wanita itu yang “memerlukan kasih sayang”  versi lakon Ivo…Lakon Ivo lebih teringat di ingatannya…sampai Ivo “dipertahankan” keberadaan nya dan tenang tanpa harus terganggu/tergugat oleh lakon Rais.

Wanita itu bisa menaklukan Rais dengan segala kelembutan suaranya yang bisa berubah menjadi “sangar” bila hubungan mereka diketahui secara 4 mata ataupun endusan angin. Sedikit membuka alur cerita lakon ini ….sebenarnya ada lakon lain yang mewarnai bumi ini. Tetapi lakon tersebut sudah “punah”  karna tanpa dalang/Hakim/Jaksa maka cerita itu hanya “terlihat” sebagian. Dan lakon-lakon yg sudah “punah” tersebut memiliki cerita “kelembutan” yang sama.

Akhirnya kami bertukar ruh kembali, karena terlalu lama makin membuat ganjalan hati dan pikiran. Wanita itu tidak sanggup memilih bukan karena ketidakmampuan semata. tetapi karna jiwanya guncang. Bisa saja mudah “ditaklukan” kembali oleh Ivo atau pria lain yang mampu “bersandiwara kelembutan dan kemanjaan”

Demi Cinta yang lain ….

February 1, 2010 - No Responses

“semua itu aku lakukan untuk demi cinta kita ….”, sambil mengambil nafas dan memalingkan wajah kearah buku buku yang berjejer teratur rapi. “ya …terima kasih untuk segala yang pernah kamu lakukan selama ini kepadaku” jawabku.

Kalau selama ini aku tidak pernah menyangkal keberadaan nya, cinta nya, kasih sayangnya, perhatian nya, segalanya yang ia berikan kepada ku. Tapi bukankah bahwa sesungguhnya ada orang lain yang lebih mampu “menyiram” hati nya dengan “air” kehidupan.

“Bukan….bukan dia sebenarnya yang kamu rindukan selama ini” ujar ku dalam hati ini. orang itu adalah “dia yang lain” ditengah kehidupan kita, dan orang itu sudah sering namanya kita sebut-sebut sebagai orang yg kita ketahui keberadaan nya selama ini. Dia yg pernah ku ijinkan selama ini “berjalan” bersama kamu dan keteduhan itu yang membuat mu lebih bersimpatik kepada nya walau harus sepasang mata melihat mu bercengkerama tentang “keindahan dunia”.

Di mimpi indah mu, di tengah “kesendirianmu” dia terpanggil olehmu untuk melayani “dahaga” mu, menemani hari-harimu, bersenda gura, canda tawa, berbagi pengalaman. Walaupun kamu dan dia telah sama-sama memiliki CINTA yang sesungguhnya. Bahkan diriku “tidak diperkenankan” lebih banyak  mendengar senyum dan tawa bahagiamu.

CINTA kita adalah milik kita, tetapi “rasa” itu kapanpun kau mau, bisa kau  reguk bersamanya.

Aku mengakui …dan menyadari bahwa CINTA itu bukan ada padaku ….hanya menunggu saat-saat terindah kau bersamanya menikmati cinta terlarang yang kau nikmati sungguh dan menunggu perubahan hatinya pada dirimu.

Bagiku itu adalah bukan permainan sesungguhnya yang ingin aku “nikmati”, tetapi itu adalah “permainan” yang kau ciptakan bersama olehnya. Dirimupun sadar bahwa cinta mu bersamanya punya versi dan pengertian lain yang tidak kamu sangsikan sama sekali.

Bahkan diriku bisa menikmati wangi badannya ditubuh indahmu……,dan kamu pun menikmati gejolak nikmat dengan diriku dengan tatapan yang berusaha keras membayangkan saat kamu dipeluk  olehnya, tidur bersama menikmati lelah yang telah terlewati, dengan usapan tangan dirambutmu, ciuman dikeningmu di “malam itu”

Terima kasih sayang……

Hidupku…

February 1, 2010 - No Responses

Lihatlah hidup ini terasa gemetar bila mengingatnya…
Terlahir apa adanya,
menjalani cerita yang sederhana..
Teringat saat kecil..
Saat itu kepalaku sekeras apa saja..
Teringat juga kala menjadi yg teristimewa..
Selalu dalam manja,.
Waktu terus berputar,
Mulai kudapat berjuta rasa,,
sakit,perih,luka,bangga,kecewa,dusta,senang,bahagia,cinta,
pilu,iri,dengki,sombong,baik,buruk,hina,angkuh,.
Dpt kurasakan semua mlalui otak dan hatiku,,
dan mulai belajar tentang hidup,,
mencoba sendiri menelan waktu
yang selalu mengajarkan intrik tentang menghirup nafas disetiap jengkal langkahku…
Belum cukup lelah ku menerjang badai,
dibanding dengan mereka yang selalu menang..
Apakah ku sanggup seperti mereka
sedang hatiku bergumam badai esok akan melelahkan diriku..
Namun selalu ada kemampuan untuk menjalaninya,,
meski tak sempurna,,
karena aku mulai tau bahwa kesempurnaan tak menjanjikan dalam hidup ini…
Aku bangga pada pada diriku…
Aku cinta cara hidupku,
tak menyesal menjalani pahit manis diriku…
Karena semua Anugerah terindah dari mu..
Ku masih bisa menghirup nafas sampai pada saat ini,,

Kesepian itu menciptakan “ruang” untuk kehangatan.

February 1, 2010 - No Responses

Saat engkau kesepian karena banyak teman yang tidak menyapamu,
bahkan meninggalkanmu di saat engkau membutuhkan kehadiran seorang sahabat,
itulah saatnya engkau mengubah kesepian menjadi kehangatan.
Kehangatan yang sejati  berasal dari orang yang menemanimu,
dari orang yang begitu memahami persoalanmu.
Kehangatan sejati itu yang akan pertama kali telah merengkuhmu saat engkau mengalami kesepian.
Kesepianmu bukanlah akhir segala-galanya,
dan bukanlah kenyataan hidup satu-satunya yang terjadi pada dirimu.
Hidupmu bukanlah kesepian.
Kesepian itu hanya salah satu duri,
yang membuatmu berpikir, merenung,,,
namun juga memberi kesempatan dirimu terluka.
“Pengalaman terluka” itu dibutuhkan agar engkau tumbuh berbuahkan kasih.
Tanah yang subur bukanlah tanah yang kuat bagaikan batu,
tapi tanah yang rentan, mudah diambil dan digenggam, mudah dicangkul, dicampur dengan pupuk, dan mudah menyerap air.
Kesepianmu saat ini ibarat tanah subur yang siap dicangkul dan disiram air segar.
Kesepian itu membuat hidupmu terluka,
namun “luka” itu tidak lain sebuah “ruang”,
meski sempit sekali,
dia punya “ruang”agar engkau tinggal.
Kesepianku telah engkau biarkan hadir,
agar terciptalah “ruang” di dalam hati ini.
Tinggallah dalam “ruang hatiku”,
agar aku mengalami kehangatan kasih.
engkau yang hangat, selalu menyapaku setiap saat.”

“Bintang dan Lilin”

February 1, 2010 - No Responses

“Suatu hari terjadi percakapan antara sebuah bintang dan sebatang lilin. Lilin itu berkata, ” Bintang, mengapa aku hanya ada unt uk diletakkan di suatu ruangan sempit sampai batangku habis terbakar dan mati? Jika beruntung saya akan berada di ruangan pesta atau restoran mewah, tapi jika tidak beruntung aku hanya diletakkan di kamar kecil. Sedangkan engkau, cahayamu bisa menyinari langit malam yang luas.” Sambil tersenyum sang bintang pun menjawab, “Aku memang bersinar di langit yang luas, namun sinarku hanya akan tampak di malam hari, sedangkan engkau dapat bersinar kapan pun diperlukan,”

Jangan bertanya apapun………

February 1, 2010 - 2 Responses

Pepisahan itu tidak menyakitkan.
Rasa rindulah yang menyakitkan.

Perpisahan itu tidak menyedihkan.
Kenanganlah yang menyedihkan

Kadang-kadang ada hari dimana aku marah
tanpa alasan yang jelas
dimana aku menangis dan bersedih

Di hari yang tidak berpihak padaku,
hari yang sangat melelahkan….

Walaupun beribu-ribu kali meyakinkan diri sendiri
semuanya akan baik-baik saja
Walaupun sudah berusaha keras
untuk tersenyum menghadapi semuanya
Namun ada hari dimana aku
bahkan tak bisa menghibur diriku sendiri

Kalau begitu…
Jangan bertanya alasan mengapa aku seperti itu…
Jangan bertanya apa-apa padaku